PROSPEK WAWASAN NUSANTARA DI ERA GLOBALISASI TERHADAP EKONOMI

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PROSPEK WAWASAN NUSANTARA DI ERA GLOBALISASI TERHADAP EKONOMI

Disusun oleh:

Nama               : VERI ASRIAL

NPM              : 20408849

KELAS            :2IC01

BAB I PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG MASALAH

Setiap bangsa yang telah merdeka mempunyai cita-cita yang dilandasi falsafah hidup bangsa dan ideologinya. Dalam pencapaian tujuan nasional, setiap bangsa melakukan kegiatan pembangunan disegala bidang dengan berpedoman kepada wawasan nusantara yang memandang negara dan bangsanya sebagai satu kesatuan yang utuh.

Dalam melakukan pembangunan, secara langsung maupun tidak langsung selalu akan menghadapi tantangan, hambatan dan gangguan, untuk itu suatu bangsa perlu memiliki ketahanan, keuletan, dan ketangguhan guna menghadapi era globalisasi seperti saat ini sehingga program pembangunan nasional dapat dilaksanakan guna mencapai tujuan nasional.

BAB II PEMBAHASAN

Pengaruh Aspek Ekonomi Perekonomian:

1. Aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat meliputi: produksi, distribusi, dan konsumsi barang-barang jasa

2. Usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara individu maupun kelompok, serta cara-cara yang dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat untuk memenuhi kebutuhan.

Sistem perekonomian yang diterapkan oleh suatu negara akan memberi corak terhadap kehidupan perekonomian negara yang bersangkutan. Sistem perekonomian liberal dengan orientasi pasar secara murni akan sangat peka terhadap pengaruh-pengaruh dari luar, sebaliknya sistem perekonomian sosialis dengan sifat perencanaan dan pengendalian oleh pemerintah kurang peka terhadap pengaruh-pengaruh dari luar.

Perekonomian Indonesia menurut Pasal 33 UUD ’45 adalah:

Sistem perekonomian sebagai usaha bersama berarti setiap warga negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan roda perekonomian dengan tujuan untuk mensejahterakan bangsa. Dalam perekonomian Indonesia tidak dikenal monopoli dan monopsoni baik oleh pemerintah/swasta. Secara makro sistem perekonomian Indonesia dapat disebut sebagai sistem perekonomian kerakyatan.

Wujud ketahanan ekonomi tercermin dalam kondisi kehidupan perekonomian bangsa yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta kemampuan menciptakan kemandirian ekonomi nasional dengan daya saing tinggi dan mewujudkan kemampuan rakyat.

Untuk mencapai tingkat ketahanan ekonomi perlu pertahanan terhadap berbagai hal yang menunjang, antara lain:

1. Sistem ekonomi Indonesia harus mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata.

2. Ekonomi Kerakyatan Menghindari:

a. Sistem free fight liberalism: Menguntungkan pelaku ekonomi yang kuat.

b. Sistem Etastisme: Mematikan potensi unit-unit ekonomi diluar sektor negara.

c. Monopoli: Merugikan masyarakat dan bertentangan dengan cita-cita keadilan sosial.

3. Struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang antara sektor pertanian, perindustrian dan jasa.

4. Pembangunan ekonomi dilaksanakan sebagai usaha bersama dibawah pengawasan anggota masyarakat memotivasi dan mendorong peran serta masyarakat secara aktif.

5. Pemerataan pembangunan.

6. Kemampuan bersaing.

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN

Perkembangan masyarakat, bangsa dan negara di era globalisasi sosial, ekonomi dan politik sekarang ini berhadapan dengan tantangan-tantangan perubahan cepat di bidang telekomunikasi, Perubahan cepat di bidang ilmu dan teknologi selang 50 tahun terakhir ini menghasilkan perubahan-perubahan yang lebih luas dan lebih dahsyat daripada 150 tahun sebelumnya. Globalisasi produksi, investasi, pembiayaan dan pemasaran menembus batas-batas negara sehingga setiap jenjang pimpinan maupun swasta diseluruh Indonesia harus arif dalam menjawab tantangan-tantangan yang berkembang serba cepat dan serba mendadak dengan baik di aspek ekonomi global.

DAFTAR PUSTAKA

1. http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/wawasan-nusantara/pengertian-dan-hakekat-wawasan-nusantara

2. http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2009/06/geopolitik-indonesia.html

3. gatot_sby.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/…/Materi+Kwn+III.doc

4. Malik, Moesadin, Ir.,M.Si, Pendidikan Kewarganegaraan, Jakarta, Februari 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: